Cinta bukanlah fikiran dan perasan... Cinta bukanlah harapan dan
keinginan semata, tetapi cinta adalah sebuah latihan kesabaran, sebab cinta itu
memberi, cinta itu berkorban & cinta itu memaafkan... Cinta yang hakiki
tidak dilalui dengan riang gembira dan senda tawa namun cinta yang hakiki
dilalui dengan peristiwa yang boleh mengalirkan air mata, perih dan terluka
agar kita mengerti bahawa sesungguhnya cinta yang hakiki hanyalah cinta kita
kepada Allah, Sang Pemilik Kehidupan...
Bagi mereka yang mengejar kebahagiaan
dengan berharap akan menemukan cinta yang hakiki, cubaan dan ujian yang
terberat adalah kehilangan... Kehilangan sesuatu yang bererti tentu saja
membuat kita merasa sedih dan berduka... Apatah lagi kehilangan seseorang yang
begitu kita cintai dan kita harapkan, bahkan seluruh hidup kita bergantung
dengan kehadirannya... Maka rasa perih, sakit dan terluka tidak akan pernah
hilang dari ingatan kita... Setiap peristiwa yang pernah dilalui atau perkara
yang mengingatkan kita kepada orang tersebut akan membuatkan sakit dan luka
hati terbuka kembali...
Kenangan begitu indah, Hidup penuh semerbak harum mewangi bunga, bagai di taman
firdausi penuh bunga keindahan tersimpan dalam ingatan kita... Cinta dan kasih
sayang, kemesraan, menimbulkan kenangan manis tak terlupakan... Sementara
disisi lain kecintaan penuh muatan emosi, pertengkaran, pengkhianatan
menimbulkan kebencian yang membakar apapun yang justeru dicintainya dan
dipujanya... Setiap benda, tempat, peristiwa dengan orang tersebut menimbulkan
kenangan pahit, perih dan terluka... Jika terjadi kematian atau perceraian yang
terjadi secara tiba-tiba sama sekali tidak diduga dan tidak dikehendakinya
biasanya jiwanya memberontak, marah, tidak dapat menerima keadaan yang terjadi
akibat ketidakpuasan pihak yang ditinggalkan atau peristiwa yang dalaminya...
Lalu bagaimana caranya untuk menyembuhkan rasa sakit dan terluka kerana kehilangan orang yang
anda cintai akibat kematian atau perceraian? Kita tidak akan pernah mampu
melawan atau menghalang setiap bencana, setiap derita, dan mencegah setiap
malapetaka yang datang dengan kekuatan anda sendiri... Sebab kita adalah
makhluk yang lemah... Kita hanya akan mampu menghadapi semua itu dengan baik
hanya bila menyerahkan semua perkara kepada Allah S.W.T.. Firman Allah swt :
"Dan bertawakallah kamu hanya kepada
Allah, jika kamu orang-orang yang beriman."
(QS. al-Ma'idah : 23)...
Jadikanlah kalimat "Hasbunallah wa ni'mal wakil" sebagai zikir yang
selalu menyelimuti diri kita, ,maka perih dan terluka dihati kita akan berubah
menjadi kebahagiaan untuk meraih cinta yang hakiki iaitu cinta Allah...
------------------------------------------------------------------
Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dia sebaik-baiknya pelindung.
Maka mereka kembali dengan nikmat dan kurnia yang besar dari Allah, mereka
tidak ditimpa satu bencana dan mereka mengikuti keredhaan Allah... Allah
mempunyai kurnia yang besar...
(QS. ali Imran : 173-174)

No comments:
Post a Comment